Jumat, 27 Mei 2011

?

esok pagi aku buka jendela,ku pahat angan-angan di awan
sejenak aku lupakan semua,risauku,gundahku,cemasku
kuhirup udara pagi dan kurasa ketenangan,
aku tersenyum saat ku dengar suara burung berkicauan,angin yang bertiup,daun yang bergoyang seakan aku berada didunia khayalan,tenang.......
ya.. itulah yang aku rasakan

tak ingin memikirkan ini semua,ku buang semua beban yang ada dihati,ku lepaskan dahaga dengan senyuman,semua terasa indah saat itu,
kutatapi alam sekitar aku tak melihat kegundahan padanya yang ada hanya ketenangan,
aku malu pada alam yang selalu tenang walaupun hujan,walaupun panas terik,walaupun badai tiada kegundahan yang kulihat padanya,
ku insyafi diri ternyata banyak lubang yang membekas dihati sehingga hilang rasa syukur itu,

ku sedar ketakutan itu datang saat aku takut akan kehilangan,tapi hilang tak berarti sirna,saya teringat akan sebuah hadist “Siapa saja yang meninggalkan sesuatu karena Allah, maka Allah akan menggantikannya dengan yang lebih baik darinya.”
[H.R. Al-Baihaqi di dalam Syu’abul Iman, dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullah dengan disandarkan kepada Imam Ahmad]

Rabu, 25 Mei 2011

PERBUATAN YANG DILAKNAT ALLAH

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Barakallahu fiik..



Dalam Kitab musnad Imam Ahmad radhiyallahu`anhu dan kitab sahih Ibnu Hibban, bahwasannya Rasulullahu`alaihi wa sallam bersabda: "ALLAH melaknat perempuan-perempuan yang ziarah kubur, juga melaknat orang-orang yang menjadikan kuburan sebagai masjid dan sebagai tempat duduk." (Diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Ibnu Hibban dan Al Hakim dalam haditsnya `Hasan bin Tsabit`. Juga d riwayatkan oleh At Tirmidzi. Menurutnya hadits ini d pandang sebagai hadits `hasan`. Diriwayatkan pula oleh An Nasa`i dan Ibnu Hibban dlm kitab sahih-nya dari Ibnu Abbas)




Kemaksiatan dapat menyebabkan seorang hamba d laknat,Rasulullah Shallallahu`alaihi wa sallam. Sebab beliau melaknat segala macam bentuk kemaksiatan dan dosa lain yang lebih besar dari maksiat akan menyebabkan beliau bertambah murka kepada Pelakunya.



Rasulullah Shallallahu`alaihi wa sallam melaknat perempuaan yang mentato dan perempuaan yang d tato, perempuan yang menyambung rambut & perempuan yang minta d sambung rambutnya, perempuan yang mencukur bulu alisnya dan perempuan yang menajamkan giginya serta yang minta di pertajam giginya.



Rasulullah Shallallahu`alaihi wa sallam juga melaknat orang yang memakan harta riba dan yang memberi makan riba, penulis riba & saksi riba.



Beliau juga melaknat muhallil (lelaki yang mengawini perempuan yang telah di talak tiga dgn tujuan sekedar menghalalkan mantan suaminya untuk mengawininya kembali) dan melaknat lelaki yang minta dimuhallili.



Rasulullah juga melaknat peminum arak, yang menuangkan, yang memeras dan yang minta diperaskan, penjual dan pembelinya, pemakan hasil penjualannya, yang membawanya dan yang minta dikirimkan arak.



allah juga Melaknat siapa saja yang memindahkan batas tanah di mana barang tersebut telah sah menjadi tanda dan batas dari tanah tersebut.


Beliau melanat siapa saja yang melaknat (mencaci maki) kedua orang tua-nya.


Melaknat siapa saja yang menjadikan hewan yang bernyawa sebagai obyek sasaran dalam memanah.


Melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan para wanita yang menyerupai laki-laki.


Melaknat orang yang menyembelih hewan bukan karena ALLAH.


allah juga Melaknat orang yang berbuat bid`ah atau memberi peluang kepadanya.


Beliau melaknat para pelukis.


allah uga Melaknat orang yang melakukan perbuatan kaum Nabi Luth (homoseksual).


allah juga Melaknat siapa saja yang bersetubuh dengan binatang.Melaknat siapa saja yang mencap muka binatang dgn besi panas.


allah juga Melaknat siapa saja yang memberikan bahaya kepada orang islam atau memperdayanya.


allah juga Melaknat wanita-wanita yang ziarah kubur dan orang-orang yang menjadikan kuburan sebagai masjid dan yang duduk di atasnya.


allah juga Melaknat siapa saja yang merusak hubungan pernikahan antara suami istri dan orang yang merusak hubungan antara hamba sahaya dan tuannya.


allah juga Melaknat siapa saja (suami) yang menggauli istrinya lewat dubur.


Rasulullah Shallallahu`alaihi wa sallam mengabarkan bahwa siapa saja (si istri) yang pada suatu malam menolak dipergauli suaminya, maka ia akan mendapat laknat dari para malaikat sampai pagi.


allah juga Melaknat siapa saja yang menisbatkan seseorang kepada yang bukan ayahnya sendiri.


Rasulullah Shallallahu`alaihi wa sallam memberikan kabar bahwa siapa saja yang menunjuk saudaranya seiman dengan menggunakan sepotong besi, maka ia mendapatkan laknat dari para malaikat.


allah juga melaknat orang yang mencaci-maki sahabat Nabi.



Wallahul Musta`an.



Jazakhumullahu khairan katsiran.

Sabtu, 21 Mei 2011

Mendung Tak Bererti Hujan - Ella & Deddy Dores -



masa lalu dalam hidupku
dapatkah aku jadikan putih
kegagalan cintaku serta keyakinan
digoyang oleh keadaan


miskin jiwa dan ragaku
bagai hidup dipadang yang tandus
begitu beratnya beban yang ada dijalan hidupku,


bila aku percaya bahwa hari-hari selalu berganti
bukan selamanya awan awan hitam menghantui hidupku
mendung tak berarti hujan aku yakin itu suatu cobaan
masih ada waktu dan kesempatan tuk meraih cinta


aku ingin mencari ketenangan diri
agar hidup ini bukanlah sekedar mimpi
aku ingin kau tahu isi hatiku
cintaku padamu,kasihku padamu putih tak ternoda

Kamis, 19 Mei 2011

PINJAM-MEMINJAM DALAM ISLAM

Bismillaahir rohmaanir rohiim
Assalamu’alaykum warohmatullaahi wa barokaatu

islam mengajarkan cara atau etika dalam pinjam-meminjam,sebagai umat islam kita harus memperhatikanya agar tiada fitnah diakhirat kelak supaya kita tidak tergolong orang yang rugi atas amal-amal kita,

firman allah,

“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu'amalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. Dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar. Dan janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah mengajarkannya, meka hendaklah ia menulis, dan hendaklah orang yang berhutang itu mengimlakkan (apa yang akan ditulis itu), dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Rabb-nya, dan janganlah ia mengurangi sedikitpun daripada hutangnya. Jika yang berhutang itu orang yang lemah akalnya atau lemah (keadaannya) atau dia sendiri tidak mampu mengimlakkan, maka hendaklah walinya mengimlakkan dengan jujur.” (QS. al-Baqarah {2}:282).

sebagai peminjam hendaklah memperhatikan sebagai berikut:

1. Meminjamkan hanya pada kondisi sulit
2. Berniat mengembalikan pinjamannya
3. Meminjam dari orang shalih
4. Pinjaman Cukup untuk kebutuhan yang mendesak saja
5. Tepat janji, tidak mengulur waktu
6. Mengembalikan pinjaman dengan cara yang baik

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda;

"Mengulur-ulur waktu (pembeyaran) oleh orang kaya (mampu membayar) adalah kezholiman." (HR. Bukhari & Muslim).

Prinsip ini insyaAllah sejalan dengan keterangan firman Allah ta'ala yang sebelum ini Jean tuliskan di reply status Bunda Asma Lajoa.

"Lalu orang-orang yang zalim mengganti perintah dengan (mengerjakan) yang tidak diperintahkan kepada mereka. Sebab itu Kami timpakan atas orang-orang yang zalim itu dari langit, karena mereka berbuat fasik." (QS. al-Baqarah {2}:59).

dan pemberi pinjaman hendaklah memperhatikan sebagai berikut,

1. Niat yang baik
2. Menagih dengan cara yang baik
3. Memberi tenggat waktu jika peminjam tidak mampu
4. Membebaskan yang melarat dari pinjaman

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman :

"Jika (orang yang berhutang itu) dalam kesukaran, maka berilah tangguh sampai dia berkelapangan. Dan menyedekahkan (sebagian atau semua utang) itu, lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui." (QS. al-Baqarah {2}:280).

Begitu juga Baginda Rasulullah saw menganjurkan;

"Ada seorang saudagar yang sering memberikan pinjaman kepada orang lain. Jika dia melihat (peminjam) faqir (dalam kemelaratan), maka dia berkata kepada pegawainya, "Bebaskan dia dari hutang (pinjaman)! Semoga Allah membebaskan kita nantinya. Sungguh Allah akan membebaskannya nanti (dari kesusahan hari Kiamat)." (HR. Bukhari & Muslim).

~ Wallahua'lam bish-showab ~
ibrahim pranata