Rabu, 18 Januari 2012

6 januari 2012

bismillahirrohmanirrohim


entah apa yang terjadi dengan tanggal 6,pada tanggal 6 desember 2011 aku kehilangan pekerjaan,dan pada tanggal 6 januari aku kehilangan orang yang sangat dekat denganku yaitu ayah,


dihati tetap ada iman,bukanya saya menganggap tanggal ini keramat tapi mungkin tanggal ini bertepatan dengan tanggal yang sukar dalam hidupku,
aku telah kehilangan seorang ayah,kehilangan yang tak mungkin dapat aku cari,aku tak dapat menggapai tanganya,aku tak dapat melihat wajahnya,entah apa yang kurasakan saat ini,aku merasakan semua ini seperti mimpi namun ini nyata,aku tak dapat mengubah apa yang terjadi,aku hanya mampu berdo'a untukmu ayah,jika aku ingat kenangan bersamamu air mata ini terus mengalir,


ya allah kenapa engakau tidak tunjukkan risau ayah kepada anak-anaknya,kenapa hanya risau ibu yang kau tunjukkan kepada seorang anak,apakah perjuangan ayah itu harus tersembunyi dan mengapa risau ibu yang kau tunjukkan dengan air mata,apakah perjuangan ayah itu tidak penting,ya allah mungkin benar setelah jauh barulah semua terkenang,

ya allah ku tulis cerita ini bukanya sebagai tempat mengeluh,semoga apa yang kami tulis ini sebagai bukti bahwa kami anak-anaknya sangat menyayanginya,


ya allah terimalah amal ibadah ayah kami,dan permudahkanlah jalan menuju surgamu,engkaulah maha pemurah lagi maha penyayang,
sungguh ya allah selama perjalanan hidupnya kami belum mampu meringankan beban hidupnya,ya allah seribu sesal dihati kami,seribu do'a dihati kami,ya allah kami beriman kepadamu dengan seribu kebaikan atas namamu,


ya allah kumpulkanlah kami sekeluarga dialam yang kekal,ya allah ampunkanlah dosa-dosa ayah kami,jagalah dia sebagaimana ia menjaga kami sewaktu kami kecil,ayah semoga engkau tersenyum dialam sana.