Rabu, 08 Agustus 2012

9 agustus 2012

bismillah hirrohmanirrohim hari ini adalah hari jadiku yang ke 26 tepatnya lagi tanggal 9 agustus 2012, di umur 26 ini adalah angka yang sangat tinggi untuk femikiran yang rendah ini,ya allah aku tidak akan jemu-jemu untuk meminta kepadamu karena engkaulah tempat aku meminta,ya allah di umur ku yang 26 ini aku meminta kepadamu segala kebaikan dunia dan akhiratmu serta dewasakanlah aku dalam menjalani takdirmu,aku yang lemah aku yang selalu meminta kepadamu tanpa berterima kasih kepadamu,aku yang selalu menanti tanpa mencari cintamu,ya allah aku yang hina dari segala hina engkaulah yang mulia dari segala mulia ampunkanlah kelemahan kami,ya allah aku tahu engkau tidak akan mengubah hidupku sebelum aku yang mengubahnya tapi ya allah engkaulah yang menggerakkan hatiku maka dari itu berilah hidayahmu kepadaku.amin ya allah mungkin banyak yang dilupakan mansusia termasuk aku yaitu nikmat kesehat,manusia itu banyak mengeluh karena uang tapi mereka lupa bersyukur karena kesehatan,mungkin hal ini patut di ingat oleh setiap muslim karena ia begitu penting,

Jumat, 16 Maret 2012

ringankan langkah dengan prasangka baik (17 mac 2012)

segala puji bagi allah yang telah memberikan kebaikan dalam keburukan dan tidak lupa pula saya bersyukur atas nikmatnya,
bagi saya blogger ini terasa kurang bagus untuk dibaca namun bagi saya menulis di blogger adalah suatu yang meneyenangkan hati karena saya dapat menulis rasa cinta,syukur,kesedihan dan segala apa yang saya rasakan,dan semoga apa yang saya tulis ini dapat membantu saya untuk sentiasa tersenyum.


hari ini adalah hari sabtu,tepatnya lagi tanggal 17 maret 2012,cuaca yang cerah untuk menikmati suasana santai dihari cuti,
setiap rencana tak selalu seperti yang diharapkan namun setiap rencana selalu berubah menjadi yang lebih baik,tidak ku risaukan waktu yang telah berlalu,ada ribuan rencana besar dalam fikiranku namun terasa itu bukanlah tujuan mulia karena allah telah tetapkan tujuan hidup manusia karena dalam sholat kita selalu mengucapkan hidup dan matiku hanya untukmu ya allah,

Sabtu, 18 Februari 2012

18 february 2012

hari ni adalah hari sabtu,hari yang sangat aku suka,
tidak lupa aku ucapkan rasa syukur kepada allah yang telah memberikan nikmat yang tak terhingga pada diriku,alhamdulillah...alhamdulillah...aku ucapkan kepada mu ya allah karena masih memberiku senyum atas hiruk pikuknya dunia,

"hari ni aku ingin post kan puisi"



keluh ini bukan karena kufur
keluh ini karena keinsyafan diri
ah... ingin melupakan massa lalu tapi tak mungkin
tidak ingin aku berhenti sebab aku belum menemukan syurga itu.


mungkin syurga itu bukan berada disini(hati) dan juga bukan disitu (massa lalu)
ku sedar keluh itu datang dari neraka,
sedangkan syukur itu datang dari syurga,
aku hidup dan terus hidup atas dasar syukur
tidak ku ragui kebesaranmu tuhan
sebab aku beriman.


ya allah jadikanlah apa yang kami tulis ini sebagai saksi rasa syukur dan iman kami atas kebesaranmu,

Zivilia - Pintu Taubat (Original Video Nagaswara)

Rabu, 18 Januari 2012

6 januari 2012

bismillahirrohmanirrohim


entah apa yang terjadi dengan tanggal 6,pada tanggal 6 desember 2011 aku kehilangan pekerjaan,dan pada tanggal 6 januari aku kehilangan orang yang sangat dekat denganku yaitu ayah,


dihati tetap ada iman,bukanya saya menganggap tanggal ini keramat tapi mungkin tanggal ini bertepatan dengan tanggal yang sukar dalam hidupku,
aku telah kehilangan seorang ayah,kehilangan yang tak mungkin dapat aku cari,aku tak dapat menggapai tanganya,aku tak dapat melihat wajahnya,entah apa yang kurasakan saat ini,aku merasakan semua ini seperti mimpi namun ini nyata,aku tak dapat mengubah apa yang terjadi,aku hanya mampu berdo'a untukmu ayah,jika aku ingat kenangan bersamamu air mata ini terus mengalir,


ya allah kenapa engakau tidak tunjukkan risau ayah kepada anak-anaknya,kenapa hanya risau ibu yang kau tunjukkan kepada seorang anak,apakah perjuangan ayah itu harus tersembunyi dan mengapa risau ibu yang kau tunjukkan dengan air mata,apakah perjuangan ayah itu tidak penting,ya allah mungkin benar setelah jauh barulah semua terkenang,

ya allah ku tulis cerita ini bukanya sebagai tempat mengeluh,semoga apa yang kami tulis ini sebagai bukti bahwa kami anak-anaknya sangat menyayanginya,


ya allah terimalah amal ibadah ayah kami,dan permudahkanlah jalan menuju surgamu,engkaulah maha pemurah lagi maha penyayang,
sungguh ya allah selama perjalanan hidupnya kami belum mampu meringankan beban hidupnya,ya allah seribu sesal dihati kami,seribu do'a dihati kami,ya allah kami beriman kepadamu dengan seribu kebaikan atas namamu,


ya allah kumpulkanlah kami sekeluarga dialam yang kekal,ya allah ampunkanlah dosa-dosa ayah kami,jagalah dia sebagaimana ia menjaga kami sewaktu kami kecil,ayah semoga engkau tersenyum dialam sana.

Kamis, 22 September 2011

(((----KEINGINAN-----)))




kuala lumpur jum'at 23 september 2011




sudah lama saya tidak menulis tentang kehidupan saya diblogger ini,sebenarnya banyak yang hendak saya ceritakan disini tapi bila sudah didepan computer semua hilang,
hari ni saya ingin mengenang menceritakan kebesaran dan hikmah yang allah berikan sepanjang hidup saya,orang sempat terkenang kenapa sampai saat ini allah tidak berikan saya seorang kekasih,orang sempat banyak berfikir tentang hal ini namun setelah saya fikir-fikir ternyata banyak hikmah yang orang dapat terutama untuk akhirat,banyak keburukan jika kita mempunyai kekasih tanpa ikatan,fikir saya allah sayang pada saya,ia tak ingin menambah dosa ia ingin menjaga kehormatan saya,orang juga terfikir kenapa allah memberikan kehidupan sederhana kepada saya,ternayata allah tak ingin diakhirat nanti saya banyak so'alan tentang apa yang saya miliki didunia,begitulah cara orang berfikir tentang apa yang orang lihat dan tentang takdir hidup saya.


terkadang berfikir untuk tenang,
manusia hilang akal karena fikir
sebab jauh.........
itu bukan aku,aku tidak begitu
aku ada tuhan,aku ada kehidupan
aku ada hati yang menjaga

Kerja bukan seperti yang difikirkan orang.
Bukan sekadar sesuatu yang
jika sedang berlangsung, kau
dapat melihatnya dari luar.
Seberapa lama kita, di Bumi-dunia,
seperti anak-anak
Memenuhi lintasan kita dengan serpihan-serpihan?
Mari kita tinggalkan dunia
dan terbang ke surga,
Mari kita tinggalkan keanak-anakan
dan menuju ke kelompok Manusia.
^_^

Sabtu, 06 Agustus 2011

MENANGISLAH WAHAI HATI YANG KERAS

Apabila seseorang menghadapi kebahagiaan, maka hatinya akan gembira,
Dan saat dilanda musibah, banyak orang yang berputus asa lalu berpaling dari kebenaran.
Sebahagian orang menganggap menangis itu adalah sesuatu yang hina,
ia merupakan tanda lemahnya seseorang.Bangsa Yahudi selalu marah apabila anaknya menangis kerana dikatakan tidak akan mampu melawan musuh-musuhnya.
Orang Jepun akan memarahi anaknya jika mereka menangis kerana dianggap tidak tabah menghadapi hidup.



Menangis adalah sesuatu yang hanya dilakukan oleh mereka yang tidak mempunyai prinsip hidup. Bagi seorang muslim yang mukmin, menangis merupakan sebuah kelembutan hati dan petanda kepekaan jiwanya terhadap peristiwa yang menimpa dirinya mahupun umatnya. Rasulullah SAW menitiskan air matanya ketika anaknya Ibrahim, meninggal. Abu Bakar selalu digelarkan oleh anaknya Aisyah sebagai Rajulun Bakiy (Orang yang selalu menangis). Beliau sentiasa menangis, dadanya bergolak semasa solat dibelakang Rasulullah SAW kerana mendengar ayat-ayat Allah.



Abdullah bin Umar pada suatu ketika melewati sebuah rumah yang didalamnya ada seseorang sedang membaca Al Qur’an. Ketika sampai pada ayat: “Hari (ketika) manusia berdiri menghadap Tuhan semesta alam” (QS. Al Muthaffifin: 6). Pada saat itu beliau diam, berdiri tegak dan merasakan dirinya seakan-akan sedang menghadap Tuhan, kemudian beliau menangis. Lihatlah betapa Rasulullah SAW dan para sahabatnya benar-benar memahami dan merasakan getaran-getaran keimanan dalam jiwa mereka.



Lembutnya hati mengantarkan mereka kepada darjat hamba Allah yang peka. Bukankah diantara tujuh golongan manusia yang akan mendapatkan naungan pada hari dimana tiada naungan kecuali naungan Allah, adalah orang yang berdoa kepada Rabbnya dalam kesendirian sambil menitiskan air mata? Tentunya begitu sukar menitiskan air mata sewaktu berdoa jika hati seseorang itu tidak lembut.



Yang biasa dilakukan manusia dalam kesendirian adalah maksiat. Bahkan banyak manusia yang bermaksiat apabila bersedirian didalam bilik. Seorang mukmin sejati akan menangis dalam kesendirian dikala berdoa kepada Tuhannya. Sedar betapa beratnya tugas hidup yang harus dipikulnya di dunia ini. Di zaman ketika manusia lalai dalam gemerlap dunia, seorang mukmin akan sentiasa menjaga diri dan hatinya. Menjaga kelembutan dan kepekaan jiwanya. Dia akan mudah menitiskan air mata ketika melihat kehancuran umatnya.



Kita tidak akan melihat seorang mukmin bersenang-senang dan bersuka ria ketika jirannya mengalami kesedihan, ditimpa berbagai ujian, cubaan, dan fitnah. Mukmin yang sebenar akan dengan bersedia membantu meringankan segala beban saudaranya. Ketika seorang mukmin tidak mampu menolong dengan tenaga ataupun harta, dia akan berdoa memohon kepada Tuhan semesta alam. Menangis merupakan sebuah bentuk pengakuan terhadap kebenaran. “Dan apabila mereka mendengarkan apa yang diturunkan kepada rasul (Muhammad), kamu lihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran (Al Qur’an) yang telah mereka ketahui (dari kitab-kitab mereka sendiri) seraya berkata: “Ya Rabb kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al Qur’an dan kenabian Muhammad)”. (QS. Al Maidah: 83).



Ja’far bin Abdul Muthalib membacakan surat Maryam ayat ke-16 hingga 22 kepada seorang raja Nasrani yang bijak. Mendengar ayat-ayat Allah dibacakan, bercucuranlah air mata raja Habsyah itu. Dia mengakui benarnya kisah Maryam dalam ayat tersebut, dia telah mengenal kebenaran itu dan hatinya yang lembut menyebabkan matanya sembab kemudian menangis. Raja yang rindu akan kebenaran benar-benar merasakannya. Orang yang keras hatinya, akan sulit menangis apabila dibacakan ayat-ayat Allah. Bahkan ketika datang teguran dari Allah sekalipun, dia akan tertawa atau malah berpaling dari kebenaran.



Sehebat manapun bentuk penghormatan seorang tokoh munafik Abdullah bin Ubay bin Salul kepada Rasulullah Saw, sedikit pun tidak berpengaruh pada hatinya. Dia tidak peduli ketika Allah Swt mengecam keadaan mereka di akhirat nanti, “Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan neraka yang paling bawah. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapatkan seorang penolongpun bagi mereka”. (QS. An Nisa’: 145) Barangkali di antara kita yang belum pernah menangis, maka menangislah disaat membaca Al Qur’an, menangislah ketika berdoa di sepertiga malam terakhir, menangislah kerana melihat keadaan umat yang hancur, atau tangisilah dirimu kerana tidak dapat menangis ketika mendengar ayat-ayat Allah. Semoga dapat melembutkan hati kita. Ingatlah hari ketika manusia banyak menangis dan sedikit tertawa kerana dosa-dosa yang dibuatnya selama di dunia. “Maka mereka sedikit tertawa dan banyak menangis, sebagai pembalasan dari apa yang selalu mereka kerjakan”. (QS At Taubah: 82).